Latihan Regular

Kelas pelatihan reguler adalah kunci dasar dari seluruh visi, misi, dan tujuan Traditional Ip Man (TIM) Wing Chun Indonesia. Berikut adalah struktur dasar kelas pelatihan TIM Wing Chun Indonesia, dan merupakan struktur standard untuk seluruh kelas pelatihan di seluruh Indonesia:

  • Kelas pelatihan terbuka untuk siapa saja tanpa tanpa memandang status sosial, agama, warna kulit, ras, kaya atau miskin.
  • Instruktur memiliki kualifikasi instruktur. Setiap instruktur diwajibkan untuk melalui evaluasi ilmu wing chun dan mengikuti prosedur standar metode pengajaran. Di kelas pelatihan yang lebih besar, setiap instruktur diwajibkan untuk memiliki asisten instruktur.
  • Beladiri wing chun Ip Man diajarkan berdasarkan kurikulum dan metode yang standard, dengan ujian berkala setiap 6 sampai 8 bulan pelatihan untuk menguji kemampuan member.
  • Kelas pelatihan mengajarkan gerakan dasar pukulan, tangkisan, serangan, wing chun form, qi gong, dan aplikasi wing chun melalui drill dan chisao.
  • Selain mempelajari beladiri, member juga diajarkan etika dan sopan santun berdasarkan 9 aturan berpelaku wing chun Ip Man.
  • Biaya pelatihan yang terjangkau, dengan pemilihan lokasi yang fleksibel. Member bebas untuk latihan di kelas pelatihan manapun di seluruh Indonesia tanpa biaya tambahan.

Ujian Berkala

  • Mengevaluasi kemampuan murid secara objektif.
  • Memastikan setiap murid menguasai teknik dasar wing chun Ip Man sebelum mempelajari teknik lanjutan maupun teknik aplikasi wing chun Ip Man.

TIM Wing Chun Indonesia mengadakan ujian berkala tingkat nasional setiap 6 – 8 bulan pelatihan, dengan sesi ujian ulang (bagi murid yang tidak lulus ujian) dalam jangka waktu 3 bulan setelah ujian pertama. Seorang murid harus menjalani pelatihan minimal 3 bulan sebelum mengikuti ujian tingkat 1. Modul ujian berbeda-beda dan disesuaikan dengan tingkat ujian.

Tim penguji adalah instruktur yang telah terkualifikasi, dan ditentukan langsung oleh Sifu Martin Kusuma sebagai guru besar TIM Wing Chun Indonesia, juga instruktur wing chun bersertifikat internasional.

Seremoni Bai Shi

Upacara Bai Shi adalah proses pengangkatan murid secara resmi berdasarkan tradisi wing chun Ip Man. Sesuai dengan kurikulum yang telah diciptakan, TIM Wing Chun Indonesia mengadakan upacara Bai Shi setiap setelah ujian berkala, dengan mengundang murid yang telah mencapai tingkat 3 wing chun. Tradisi Bai Shi adalah penting karena:

  • Upacara Bai Shi adalah bukti dari kemurnian dan kejelasan akar silsilah wing chun Ip Man.
  • Melestarikan nilai-nilai luhur dari wing chun Ip Man dan budaya kungfu, yang merupakan filosofi moral akan keberanian, sopan santun, kehormatan, etika, rendah hati dan kekeluargaan.

TIM Wing Chun Indonesia Indonesia menjunjung tinggi keaslian wing chun Ip Man yang dipelajari dan disebarkan. Sama halnya dengan Martin Kusuma yang dapat membuktikkan silsilah wing chun Ip Man yang beliau pelajari dari GM Samuel Kwok. Murid TIM Wing Chun Indonesia Indonesia yang telah mengikuti upacara Bai Shi juga dapat membuktikan silsilah wing chun Ip Man yang mereka pelajari.

Wing Chun Journey

Wing Chun Journey adalah program seminar wing chun Ip Man GRATIS, yang diadakan oleh Tradisional Ip Man Wing Chun (TIMWC) Indonesia untuk perorangan, komunitas, ataupun perguruan wing chun yang memiliki inisiatif untuk mempelajari & menyebarkan wing chun Ip Man ke seluruh penjuru tanah air.

TIMWC Indonesia & Sifu Martin Kusuma menerima undangan untuk seminar/training dari pihak manapun diseluruh Indonesia, tanpa membedakan status sosial, agama, warna kulit, ras, kaya atau miskin.

Berikut ini adalah syarat dan ketentuan untuk berpartisipasi dalam program Wing Chun Journey:

  1. Penyelenggara seminar/training adalah perorangan, komunitas, atau perguruan wing chun yang berinisiatif untuk mengundang TIMWC Indonesia & Sifu Martin Kusuma.
  2. Seminar/training wing chun Ip Man diadakan untuk maksimal 3 hari. Khusus untuk pihak penyelenggara akan diberikan training khusus diluar acara seminar.
  3. Biaya akomodasi dan transportasi untuk Sifu Martin Kusuma serta satu orang asistennya menjadi tanggung jawab pihak penyelenggara selama acara berlangsung. Tidak ada biaya tambahan atau honor

Apabila telah memahami poin-poin diatas, pihak penyelenggara dapat langsung menghubungi info@wingchun-jakarta.com untuk berpartisipasi dalam program Wing Chun Journey.

Kami berharap program ini dapat memungkinkan kepada siapa pun di Indonesia untuk mengenal secara baik wing chun Ip Man. Pelatihan lebih lanjut dan / atau peluang afiliasi setelah program ini dapat dibahas lebih lanjut langsung dengan TIMWC Indonesia.

Wing Chun Internasional

Wing chun adalah seni beladiri yang berasal dari Tiongkok, yang kemudian dikembangkan oleh GGM Ip Man di Hongkong dan hingga kini, telah menyebar ke seluruh dunia.

Sebagai bagian dari dunia wing chun internasional, TIM Wing Chun Indonesia mengadakan beragam program reguler berskala internasional, untuk memajukan ilmu wing chun Ip Man dan juga menjalin persahabatan antara sesama praktisi wing chun dari seluruh dunia. Berbagi ilmu dan mencetak prestasi dalam skala internasional adalah sangat penting demi mengharumkan nama bangsa Indonesia dan memajukan wing chun Indonesia di mata dunia.

Berikut adalah program Wing Chun Internasional, yang akan dijalankan oleh TIM Wing Chun Indonesia secara konsisten setiap tahunnya.

Indonesia Internasional Wing Chun Seminar
Dalam program ini, TIM Wing Chun Indonesia bekerja sama dengan praktisi wing chun Ip Man dari Hongkong, untuk mengadakan seminar terbuka di Indonesia dan berbagi ilmu dengan seluruh praktisi wing chun di Indonesia.

Hingga kini, TIM Wing Chun Indonesia telah sukses menyelenggarakan 2 seminar internasional dengan rincian sebagai berikut:

Samuel Kwok Indonesia Seminar
29 – 30 September 2012, dengan 76 peserta dari Indonesia.
GM. Samuel Kwok adalah murid dari kedua anak Ip Man, GGM Ip Chun dan GGM Ip Ching.

Dennis Lee Indonesia Seminar
1 Agustus 2015, dengan rincian 70 peserta dari Indonesia.
Sifu Dennis Lee asisten utama GGM Ip Ching, dan wakil presiden Ving Tsun Athletic Association (VTAA).

Wing Chun Journey to Hongkong
Dalam program ini, member TIM Wing Chun berkesempatan untuk mengunjungi praktisi wingchun di Hongkong, dan latihan langsung bersama dengan praktisi tersebut Di Hongkong.

Hingga kini, TIM Wing Chun Indonesia telah sukses menyelenggarakan 2 set Wing Chun Journey dengan rincian sebagai berikut:

Wing Chun Journey 1
1 – 8 Maret 2014, dengan rincian:

  1. 24 peserta dari Indonesia.
  2. Seminar dan training bersama GM Ip Ching (anak kandung dari GGM Ip Man).
  3. Seminar dan training bersama GM Chu Shong Tin (murid GGM Ip Man).

Wing Chun Journey 2
2 – 8 Maret 2015, dengan rincian:

  1. 22 peserta dari Indonesia, 1 peserta dari Hong Kong.
  2. Seminar dan training Wong Shun Leung Ving Tsun System (WSLVT) dan makan malam bersama Sifu Wong Hong Chung, putra sulung Alm. GM Wong Shun Leung (murid GGM Ip Man).
  3. Seminar dan training bersama Sifu John M. Kaufman, alumni dari GM Chu Shong Tin.

Ving Tsun Athletic Association Annual Conference
Konfrensi VTAA diadakan setiap tahun, dan terbuka untuk seluruh member tetap VTAA dari seluruh dunia. Dalam konferensi ini, seluruh praktisi wing chun merayakan hari jadi organisasi VTAA, dan juga saling berbagi ilmu dan berita seputar wing chun internasional.

Kejuaraan Nasional

Turnamen Wing Chun Indonesia merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Tradisional Ip Man Wing Chun Indonesia, dan merupakan turnamen yang telah dipatenkan ke Departemen Kementrian Hukum dan HAM.

Turnamen Wing Chun Indonesia terbuka untuk seluruh perguruan wing chun di Indonesia dan diselenggarakan dengan tujuan untuk:

  1. Menjalin silaturahim serta memupuk rasa persaudaraan antar praktisi wing chun di Indonesia.
  2. Standardisasi wing chun Ip Man di Indonesia.
  3. Pemberian hadiah dan gelar yang sesuai dengan prestasi yang didapat peserta turnamen.
  4. Sarana untuk menentukan atlit nasional yang akan berpartisipasi dalam Kejuaraan Internasional yang diselenggarakan oleh Ving Tsun Athletic Association (VTAA), Hong Kong.

Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami berharap dapat melahirkan generasi-generasi unggul di dalam melestarikan Seni Beladiri Wing Chun di Indonesia serta membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.

Turnamen Wing Chun Indonesia telah dilaksanakan untuk pertama kali pada 24 Oktober 2015, di kota Trawas, Jawa Timur. Untuk informasi lengkap mengenai para pemenang dapat di lihat di link berikut.

Kejuaraan Internasional

Sebagai seorang instruktur terkualifikasi Ving Tsun Atheltic Association (VTAA), Martin Kusuma berhak untuk mengikuti International Ip Man Ving Tsun Match, kejuaraan wing chun internasional yang diadakan setiap tahun di Hong Kong oleh VTAA. Selain untuk mengevaluasi kemampuan wing chun Ip Man di dalam skala internasional, mengikuti kejuaraan internasional juga bertujuan untuk menjalin hubungan baik dengan praktisi wing chun dunia dan membanggakan nama Indonesia dengan prestasi positif.

TIM Wing Chun Indonesia telah sukses meraih 2 medali emas (setara dengan juara 1), dan 1 medali perak (setara dengan juara 2), pada kejuaraan The 2nd International Ip Man Ving Tsun Match 2014 yang diadakan oleh VTAA, Hong Kong. Ini merupakan kejuaran pertama dan satu-satunya yang diikuti oleh institusi wing chun Indonesia.

Kategori kejuaraan yang berhasil dimenangkan adalah:

  1. Kategori Wanita Taolu (wing chun form):
    IKA SIRANA, merah Medali Emas (setara dengan juara 1) pada kategori Siu Lim Tao and Chum Kiu.
  2. Kategori Pria Taolu (wing chun form):
    DESTYAN ADIWASSESA, merah Medali Perak (setara dengan juara 2) pada kategori Chum Kiu.
  3. Chi Sao Tournament:
    HARTONO LUKIDI berhasil memasuki semi-final.

*source: http://www.vingtsun.org.hk

Anggota VTAA

Ving Tsun Athletic Association (VTAA) adalah organisasi wing chun pertama dan satu-satunya yang didirikan oleh GGM Ip Man pada 24 Agustus 1967. Sejak awal didirikan, tujuan VTAA hanyalah satu, yaitu memastikan kelestarian wing chun Ip Man yang otentik dan tradisional, melalui administrasi data praktisi wing chun yang sesuai dengan lineage (garis keturunan) yang sah.

Tradisional Ip Man (TIM) Wing Chun Indonesia memiliki itikad untuk mengembangkan VTAA di Indonesia, dan sangat menganjurkan member untuk mendaftarkan diri sebagai member tetap VTAA. Tujuan dari keanggotaan VTAA adalah untuk membuktikan bahwa wing chun Ip Man yang dipelajari setiap member adalah sah, otentik, dan diakui di seluruh dunia.

Sesuai dengan kurikulum pembelajaran, member yang telah mencapai level atas dapat mengajukan diri untuk menjadi member VTAA melalui persetujuan Sifu Martin Kusuma, yang merupakan Chief Instruktur terakreditasi VTAA. Hingga kini, terdapat 30 member TIM Wing Chun Indonesia yang telah terdafatar sebagai anggota tetap VTAA, antara lain:

  1. Martin Kusuma
  2. Abraham Nugroho
  3. Dino Limawan
  4. Yan Adinata
  5. Djaja Sutedja Asikin
  6. Audi Entro
  7. Destyan Adiwasessa
  8. Agus Budisusatyo
  9. Veris Bhrata Yudha
  10. Rama Satya Nugraha
  11. Sony Wong
  12. Harta Gunawan
  13. Andreas Setiawan
  14. Michael Yonathan
  15. Budhi Setiawan Sjarief
  16. Fadli
  17. Christopher Liem
  18. Ignasius Wijaya
  19. Maulana Zaenal M.I.M
  20. Hartono Lukidi
  21. Timmy Gregorius Iskandar
  22. Carli Jayadi
  23. Hendra Yudha
  24. Tony Hartanto
  25. Fath of Narendra
  26. Deviyana Leman
  27. Freddy Susanto
  28. Yohanes Baptista Aditya
  29. Lovindici Frederick
  30. Kwe Joe Beng